Berikut ini adalah beberapa tuntunan penting yang harus kita perhatikan dalam berpakaian :

1. Dalam memilih pakaian, pilihlah pakaian yang sesuai dan pantas. Perhatikan benar, bagaimana pakaian yang pantas untuk seorang muslim atau muslimah. Selain itu bedakan antara pakaian pria dan pakaian wanita (baik motif, bahan, atau potongannya). Takutlah terhadap ancaman laknat Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah SAW bersabda : “Allah melaknat laki-laki yang mengenakan pakaian perempuan dan perempuan yang memakai pakaian laki-laki.” (HR. Abu Daud dan al-Hakim). Di hadis lain Rasulullah menegaskan : “Allah melaknat semua wanita yang (berusaha) menyerupai laki-laki dan laki-laki yang menyerupai perempuan.” (HR. Ahmad, Abu Daud, dan at-Turmudzi). Selain itu dalam memilih pakaian kita harus menyesuaikan dengan situasi yang kita hadapi, misalnya ketika pergi ke masjid, pakailah pakaian yang sesuai, ketika kita ke pesta pakailah pakaian yang sesuai dengan pesta yang kita akan ikuti. Jadi ikutilah tradisi dan aturan lingkungan yang kita hadapi, namun tetap dalam batasan nilai-nilai Islam.

2. Pakailah pakaian yang suci, jangan memakai pakaian yang najis. (Al-Mudatsir: 4). Disunnatkan memakai pakaian baru, bagus dan bersih. Rasulullah SAW telah bersabda kepada salah seorang shahabatnya ketika beliau melihatnya mengenakan pakaian jelek, “Apabila Allah mengaruniakan kepadamu harta, maka tampakkanlah bekas nikmat dan kemurahan-Nya itu pada dirimu.” (HR. Abu Daud).

3. Ketika memakai pakaian, mulailah dengan ucapan basmalah dan ucapkan kata-kata pujian kepada Allah SWT, sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW. Dalam berpakaian, mulailah dari bagian anggota tubuh sebelah kanan, dan ketika melapaskannya, lepaslah pakaian dari anggota tubuh bagian kiri.

4. Berpakaian harus wajar, jangan kikir dan jangan berlebihan. Celana, sarung, rok atau kain panjang jangan sampai menyapu jalan, tetapi jangan pula terlalu tinggi, sehingga terkesan kaku dan kampungan. Potongan baju dan celana atau 8rok, harus sesuai dan serasi dengan bentuk tubuh. Jangan terlalu sempit atau ketat, tetapi juga jangan sampai kedodoran. Rasulullah bersabda : “Allah tidak akan memperhatikan di hari Kiamat kelak kepada orang yang menyeret kainnya karena sombong.” (Muttafaq ’alaih)

5. Bahan tidak perlu terlalu mahal, sehingga timbul kesan mubazir atau berlebih-lebihan.Berpakaianlah secara sederhana, ingat di sekeliling kita masih banyak orang yang tidak mampu membeli pakaian, bahkan yang paling murah sekalipun. Sadarilah selalu, bahwa nilai diri seseorang tidaklah ditentukan oleh mahal tidaknya pakaian yang ia pakai.

6. Dalam memakai sepatu atau sandal, dahulukan kaki kanan. Rasulullah SAW bersabda : “Jika seseorang di antara kamu memakai sandal mulailah dari yang kanan. Dan jika melepaskannya mulailah dari yang kiri. Jadikan yang kanan itu lebih awal ketika sandal dipakai dan lebih akhir ketika dilepas”. (HR. Bukhari & Muslim). Dalam memakai sandal atau sepatu juga harus disesuaikan jenis dan warna sepatu dengan situasi yang dihadapi. Selain itu jangan pakai sepatu atau sandal sebelah. Pakailah keduanya atau tinggalkan sama sekali. Dan jangan pula memakai sandal atau sepatu yang bukan pasangannya. Termasuk juga dalam hal ini dalam memakai pakaian.

7. Sangat tercela dan tidak sopan membuka-buka baju di tempat-tempat umum atau terbuka. Kalaupun terpaksa, boleh dilakukan. Tapi di rumah sendiri, di tengah-tengah keluarga sendiri. Dan juga tidak pantas dilakukan melepas kancing baju dengan sengaja, karena akan terkesan sombong dan urakan.

Demikian beberapa tuntunan tentang adab dan sopan santun berpakaian, semoga kita bisa melaksanakannya dan menjadi uswah hasanah bagi anak-anak kita. Amin. Wallahu a’lam bisshowab.